Tentang Luhde
01:49Saya pernah nulis di twitter kan semoga saya bisa sesabar, seteguh, dan seikhlas Luhde. Siapa Luhde? Dia itu salah satu tokoh di buku Perahu Kertas karangan Dee. Di buku itu Luhde diceritain jatuh cinta sama Keenan, seorang pelukis galeri, keponakan saudara jauh ayahnya. Dari awal Luhde udah tau kalo Keenan telah mengunci rapat hatinya dan menyerahkan satu-satunya kunci untuk membukannya kepada seorang wanita di Jakarta, Kugy disini namanya. Karena sering berbagi cerita setiap hari Keenan entahlah mulai menyayangi Luhde. Hanya menyayangi tidak mencintai. Luhde juga sadar diri dia tidak boleh menjatuhkan dirinya sekaligus kepada Keenan, dia tau dia harus pelan-pelan karena dalam diri Keenan masih terdapat secara jelas bayang-bayang Kugy. Luhde pun bersabar dari hari ke hari dan akhirnya Keenan benar-benar menyatakan cintanya kepada Luhde. Hingga sampai pada suatu saat bayang-bayang yg ada di diri Keenan nyata berdiri di depannya, sedang mengunjungi galeri pamannya. Pertemuan yang tidak sengaja. Saat bertemu Keenan, Luhde bertanya mengapa Keenan memutuskan bersamanya? Keenan menjawab : 'Karena saya telah memilih kamu' dan tahukah kalian semua Luhde bilang apa? Dia bilang : 'Lebih baik Keenan kembali ke Jakarta. Saya ingin melepas Keenan pergi. Sebelum kita berdua berontak, dan saling benci. Atau bersama-sama hanya karena menghargai. Saya belajar dari kisah hidup seseorang. Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Jadi, kalau Keenan bilang, Keenan telah memilih saya, selamanya Keenan tidak akan pernah tulus mencintai saya. Karena hati tidak pernah memilih. Ia selalu tahu kemana harus berlabuh.'
Dan Luhde mengatakan hal itu semua sambil tersenyum, tanpa dendam, tanpa ada kesedihan, tanpa NANGIS!
Ya Allah ada wanita setegar, sesabar, dan seikhlas itu. Saya bener-bener nangis baca bagian itu.
Ini bukunya PERAHU KERTAS


0 comments